CEO di Kabin Mercedes-Benz GL Selamat dari Tembakan AK-47

Buat sebagian orang yang hidup dengan risiko lebih dari orang normal, perlindungan setiap saat dari segala ancaman sangat dibutuhkan. Atas dasar kebutuhan inilah, perusahaan sekuritas otomotif Texas Armoring Corporation (TAC) menciptakan produk yang mampu memberikan perlindungan ekstra saat berkendara.
Video yang diunggah oleh perusahaan tersebut pada awal pekan ini menunjukkan, produk kaca depan mereka yang dipasang pada Mercedes-Benz GL sanggup menahan tembakan senjata paling populer di dunia buatan Mikhail Kalashnikov, AK-47. Tidak tanggung-tanggung, CEO TAC Trent Kimball menunjukkan keyakinannya pada produk dengan rela menjadi "kelinci percobaan".
Kimball berada di kabin dan duduk di jok pengemudi saat salah satu pegawai 12 kali menembakkan peluru AK-47. Serpihan kaca memang berhamburan, tetapi tidak ada satu pun peluru yang menembus dan Kimball bisa keluar dengan selamat.
"Hidup itu berharga, maka lindungilah," kata Kimball dalam adegan selanjutnya.
Terbukti kaca bikinan TAC efektif melindungi siapa pun yang menjadi penumpang. Namun, dengan catatan, tidak ada satu pun peluru yang ditembakkan di tempat yang sama.

Ini Alasan All-New Everest Tampil Perdana di China

Ford Motor Company resmi meluncurkan All-New Everest secara global di Beijing, China. Bukan tanpa alasan pabrikan asal Amerika Serikat tersebut memilih China sebagai negara pertama yang mendapat kesempatan diperkenalkan SUV 7-penumpang terbaru itu.
China adalah pasar otomotif dengan pertumbuhan terbesar di dunia. Negara Tirai Bambu ini menjadi sasaran investasi hampir semua produsen otomotif, termasuk Ford yang mulai serius menggarap pasar di Asia, khususnya China.

"China adalah pasar penting buat kami, pertumbuhan di sini sangat kuat. Itulah sebabnya Ford meluncurkan All-New Everest perdana di sini," jelas President Ford Asia Pacific, David Schoch, saat peluncuran di Beijing, Kamis (13/11/2014).

Regulasi di China mengharuskan setiap produsen yang masuk dan berinvestasi untuk menggandeng perusahaan lokal sebagai mitra kerja. Ford bekerja sama dengan JMC (Jiangling Motor Corp) dengan nama Ford JMC.

All-New Everest akan diproduksi di pabrik perakitan JMC Xiaolan, Nanchang. Ford JMC juga akan bertanggung jawab mengenai distribusi dan penjualan All-New Everest ke semua jaringan Ford di seluruh China.

Generasi Terbaru Bentley dan Porsche Berbagi Basis Sama



Generasi terbaru Bentley Continental tak akan lagi menggunakan platform D1 milik Volkswagen Phaeton, tapi telah diputuskan memakaiplatform baru MSB milik Porsche yang juga akan digunakan pada All-New Panamera.
Kabar ini disiarkan Autocar, Kamis (13/11/2014), dari sumber internal Volkswagen AG yang mengungkapkan Continental bakal mendapat keuntungan dari ekstensi penggunaan alumunium. Satu hal yang pasti, bobot mobil bakal berkurang drastis, selain itu distribusi bobot juga membantu pengendalian berkendara.
Hasilnya tentu membuat karakteristik kendali Continental semakin baik. Porsche mengembangkan MSB lebih dulu untuk mengakomodir rasa sporty lalu Bentley akan membuatnya lebih cocok dengan karakter mengemudi elegan.
Disebutkan pula dengan menggunakan platform yang sama bisa berarti Bentley punya akses pada mesin baru Porsche V8 turbo yang kini sedang dikembangkan. Kemungkinan mesin ini akan digunakan untuk Continental dan Flying Spur.
Peluncuran Porsche All-New Panamera direncanakan pada 2016, sementara generasi terbaru Continental akan lahir setahun kemudian.

All-New Everest Sapa Indonesia Tahun Depan

All-New Ford Everest sudah resmi diperkenalkan kepada publik, dengan peluncuran perdana di Beijing, China. Selanjutnya, SUV 7-penumpang ini juga bakal mulai diluncurkan di negara lain, termasuk juga di Indonesia.
Sebagai awalan, Ford Motor Company memang menugaskan Ford Asia Pasifik untuk meluncurkan pertama di negara Asia, karena dianggap sebagai pasar dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Segmen SUV juga cukup berkembang di regional Asia, termasuk Asia Tenggara.

"Masuk ke Indonesia tahun depan, tapi kami belum tahu kapan waktu tepatnya. Mudah-mudahan tidak terlalu lama," jelas Lea Indra, Communications Director FMI, saat berbincang denganKompasOtomotif di Beijing, Kamis (13/11/2014).

Lebih lanjut Lea mengatakan, belum bisa dipastikan All-New Everest dengan model mesin manakah yang akan meluncur di Tanah Air. Seperti diketahui ada tiga pilihan mesin yang dihadirkan yakni EcoBoost 2,0 liter empat silinder, mesin diesel 2,2 liter Duratorq empat silinder, dan mesin diesel 3,2 liter Duratorq lima silinder TDCi. 

Bila merujuk kompetitor di segmen SUV medium, dimana All-New Everst akan bersua pemain lain seperti Mitsubishi Pajero Sport atau Toyota Fortuner, maka model mesin yang paling mendekati adalah EcoBoost 2,0 liter dan mesin diesel 2,2 liter Duratorq.

Tapi yang pasti, Everest generasi terbaru buat pasar Asia Tenggara khususnya Indonesia, akan diproduksi di pabrik perakitan AutoAlliance Thailand di Rayong, Thailand. Ford Indonesia memang masih menggantungkan modelnya dari impor Thailand.

Honda S1000 Keluar Jepang dengan Mesin 1.0L



Honda dikabarkan sedang menyiapkan versi lain dari mobil sport kompak S600 untuk pasar di luar Jepang.Motoring, Rabu (12/11/2014), mengatakan, model ekspor ini akan dinamakan S1000 dan menggendong mesin lebih besar yaitu 1.0Lturbocharger dengan 140 tk.
S600 telah diperkenalkan pada Tokyo Motor Show tahun lalu dan diputuskan hanya akan dipasarkan di Jepang mulai Februari 2014. Performa yang mengombinasikan mesin 660cc, 64 tk, dan bobot 900 kg mungkin hanya cocok untuk Jepang, tapi pasar di negara lain dianggap butuh tenaga lebih besar.
Menggunakan bodi roadster yang sama namun dengan potensi lebih membuat rasio bobot dengan tenaga mengecil, hasilnya S1000 akan lebih menyenangkan dikendarai.  Selain perbedaan mesin, S1000 juga punya gaya lebih agresif dan pelek lebih besar.
Honda belum mengonfirmasi hal ini tapi jika semuanya benar S1000 bakal dluncurkan pada 2016. Setelah itu versi mobil berpenggerak murni listrik akan menyusul setahun setelahnya.

Generasi Baru Ranger Tak Pakai Basis All-New Everest



 Peluncuran All-New Ford Everest secara global di Beijing, China mengundang pertanyaan terkait produk Ford lain pada segmen pikap kabin ganda yaitu Ranger. Apakah generasi terbaru Ranger nantinya akan menggunakan basis yang sama atau minimal berdesain mirip dengan All-New Everest?
Direktur SUV dan Kendaraan Komersial Ford Asia Pasific Richard Tilly menjelaskan, Ford Motor Company punya cara berbeda dalam mengembangkan modelnya. Everest masuk dalam segmen SUV yang ternyata berbeda penanganan dengan model komersialnya seperti Ranger.

"Ranger berbeda dengan Everest, jadi nantinya pengembangan generasi terbaru Ranger tidak akan menggunakan basis dari Everest karena SUV tidak sama dengan mobil komersial," jelas Richard Tilly di Beijing, Kamis (13/11/2014).

Generasi ketiga dari Everest ini punya konfigurasi body on frame dengan desain khas terbaru Ford yang menunjukan Everest sebagai anggota baru dari keluarga One Ford. Secara keseluruhan penampilan SUV 7-penumpang ini berbeda dengan pendahulunya yang terkesan boxy.

All-New Everest juga memiliki tiga varian mesin yang salah satunya mengusung teknologi EcoBoost dengan kapasitas 2,0 liter. Dua model lainnya menggunakan mesin bensin Duratorq berkapasitas 2,2 liter empat silinder dan 3,2 liter lima silinder.

Penggunaan All-New Everest lebih kepada konsumen yang mencari SUV 7-penumpang dengan kemampuan off-road dan juga nyaman dipakai di dalam kota. Sementara karakter konsumen Ford Ranger lebih menyasar kepada kendaraan operasional perkebunan atau pertambangan dengan juga memiliki kemampuan lebih di medan berat.

Ferrari Siapkan Varian Baru Bertenaga 1.000 tk Lebih

 Ferrari akan menggunakan ajang World Finals di Abu Dhabi yang dihelat awal Desember 2014 untuk melepas varian baru LaFerrari XX. Mobil sport berteknologi hibrida ini kabarnya akan memiliki tenaga hingga 1.050 tk dan khusus untuk lintasan balap saja.
Dilansir Top Gear (11/11/2014), LaFerrari XX menjadi mobil sport paling bertenaga yang pernah diproduksi Ferrari, tenaganya lebih besar 100 tk dari versi reguler jalan raya. Artinya, tenaga ini lebih besar 50 persen dari mobil F1 lansiran 2014.

Rumorsnya, LaFerrari akan dibekali mesin F1, V6, turbo. Tapi, kabarnya mobil ini tetap menggunakan mesin yang sama dengan versi reguler, yakni V12 ditambah motor listrik. Diklaim kolaborasi tersebut menghasilkan tenaga yang jauh lebih besar. Daya lebih besar diperoleh dari mesin konvensional, sedangkan motor listrik sepertinya masih tetap sama menghasilkan 161 tk seperti sebelumnya.

Sekedar membayangkan seberapa brutal varian XX ini, bisa dibandingkan dengan versi yang sudah ada sekarang. LaFerrari yang sudah dijual sekarang ini mampu dikebut 0-62 mph (99.7 kpj) dalam 2,9 detik dan mencapai kecepatan 124 mph (199,5 kpj) dalam 7 detik.

LaFerrari XX akan mengikuti ajang Ferrari Corse Clienti di 8 seri di seluruh dunia. Sama seperti FXX, LaFerrari XX, akan diproduksi di Maranello. "Kami tidak mau barang tersebut hanya menjadi koleksi. Kami mau mereka untuk dikemudikan," ujar sumber internal perusahaan kepada Top Gear.

Sebelumnya, Enzo FXX hanya diproduksi Ferrari sebanyak 30 unit saja. Sepertinya, jumlah produksi LaFerrari XX tidak akan jauh berbeda dari Enzo, tidak tahu berapa unit, tetapi yang pasti terbatas.

Soal harga, belum ada keputusan pasti. Tapi, sumber dalam Ferrari mengestimasi bisa berkisar 2 juta pound (Rp 38,48 miliar), sama seperti McLaren P1 GTR.